Mempercepat Windows Explorer

1 12 2008

Apakah Anda merasa Windows Explorer sangat lambat saat dibuka dan ingin mempercepatnya? Salah satu komponen yang menjadi penyebab lamabatnya waktu load Explorer adalah Browser Helper Objects (BHO).

BHO adalah komponen yang memmroses Component Object Model (COM) yang di-load setiap kali Internet Explorer (IE) dijalankan. Beberapa objek berjalan dalam konteks memori yang sama sebagai browser dan dapat melakukan berbagai tindakan pada jendela dan modul yang tersedia. Aktifnya BHO dipicu oleh setiap proses dari IE dan Windows Explorer (iexplorer.exe dan explorer.exe). Setiap kali Anda membuka folder tertentu di Windows Explorer, maka BHO akan ikut di-load.

Kita dapat mempercepat kinerja Windows Explorer dengan menonaktifkan BHO di Windows Explorer. Buka registry editor dan buka folder di bawah ini (dan jangan lupa untuk membuat backup registry terlebih dahulu): HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Explorer \ Browser Helper Objects

Anda akan melihat beberapa subkey dalam format GUID (Globally Unique Identifier). Jumlah subkey yang ada tergantung pada berapa banyak BHO yang terinstal di komputer Anda. Apabila bingung menentukan berguna tidaknya sebuah BHO tertentu di Windows Explorer, salinlah nama BHO tersebut dengan melakukan klik Edit > Copy Key Name di jendela registry editor lalu cari dengan search engine (misal Google).

Sebagai contoh jika kita ingin menonaktifkan/ mencegah aktifnya BHO {18DF081C-E8AD-4283-A596-FA578C2EBDC3} yang setelah saya cek di Google adalah AcroIEHelper (lebih cocok jika hanya digunakan di IE saja). Klik GUID tadi dan tambahkan nilai baru dengan klik kanan > New > REG_DWORD, kemudian beri nama NoExplorer, setelah itu klik dua kali dan beri nilai (Value data) 1.

Sekarang AcroIEHelper tidak akan aktif bersama dengan Windows Explorer dan tidak akan di-load setiap kali kita membuka folder, tetapi tetap aktif bersama Internet Explorer.

Saya sendiri mencoba untuk menonaktifkan semua BHOs yang ada, dan hasilnya Windows Explorer bekerja sangat cepat, tidak ada lagi waktu jeda yang terlalu lama dan tidak ada masalah atau efek samping sama sekali.

Dan satu lagi yang membuat kinerja Windows Explorer Anda menjadi lambat adalah yaitu toolbar. Entah sudah ada berapa toolbar yang diaktifkan di Windows Explorer kita seperti toolbar Yahoo, Google, antivirus dan aplikasi lainnya. Coba Anda cek dengan klik kanan pada toolbar Windows Explorer, seperti pada gambar ini:

Untuk membersihkan toolbar Anda gunakanlah ToolbarCop yang berfungsi untuk menonaktifkan/ menghapus semua browser add-ons yang tidak diperlukan seperti:

  • Browser Helper Objects (BHO)
  • Toolbars
  • Standard Toolbar buttons
  • Context menu Extensions
  • Download managers
  • Protocol Handlers
  • Horizontal / Vertical Explorer Bars (side-search bars)
  • Startup applications originating from RUN registry keys.

Bisa didownload di sini: ToolbarCop v3.4

Sumber: http://windowsxp.mvps.org/noexplorer.htm




Panduan Lengkap untuk Mempercepat Startup PC Anda

1 12 2008

Biasanya setelah menekan tombol “Power” pada PC, Anda akan memiliki cukup waktu untuk menyeduh secangkir kopi atau teh akibat lamanya waktu yang dibutuhkan oleh komputer Anda untuk boot. Apalagi jika PC Anda memiliki segudang aplikasi yang secara otomatis menyala, mungkin selain kopi, Anda bisa sekalian mandi dan membuat sarapan terlebih dahulu.

Tanpa adanya peningkatan kinerja perangkat keras yang signifikan, memang tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat boot Windows. Tetapi masih ada cara untuk mempercepat waktu yang dibutuhkan oleh desktop untuk mencapai kondisi “siap bekerja”. Mari kita simak beberapa cara di bawah ini, baik yang menggunakan kemampuan yang memang sudah tersedia dan aplikasi dari luar.

Ketika Anda menginstal aplikasi baru pada komputer Anda akhir-akhir ini, tidak sedikit yang langsung menjadikan dirinya sebuah program startup; entah untuk mengecek upgrade atau sekedar mengingatkan pengguna bahwa aplikasi tersebut telah di-instal sebagai ikon pada bagian kanan bawah PC seperti aplikasi chat seperti Skype.

Masalahnya muncul saat Anda menginstal banyak aplikasi yang jarang digunakan, tetapi mereka tetap muncul pada proses startup, hal ini sangat memakan siklus CPU, memori dan waktu. Cara mudah mengatasinya adalah hapus aplikasi-aplikasi yang memang tidak Anda gunakan.

Hapus Semua Startup Item

Walau banyak program yang dapat membersihkan aplikasi startup, sebenarnya Anda bisa melakukan hal itu secara manual tanpa menggunakan aplikasi tambahan.

Tempat terbaik, teraman dan paling mendasar untuk mulai melakukan hal ini adalah pada grup program “Startup” di “Start Menu” Windows. Navigasikan tetikus ke bagian “Startup” dan lihat program apa saja yang muncul. Klik kanan pada program yang tidak perlu aktif saat startup dan pilih “delete”.

Setelah melakukan proses tersebut, tiba saatnya mengeluarkan jurus pamungkas. Windows juga bisa mengaktifkan program secara otomatis dari tempat lain. Klik Start Menu, pilih “Run” lalu ketik “msconfig” dan tekan [ENTER] untuk masuk ke dalam fungsi konfigurasi sistem Windows. Pindah kepada tab “Startup” untuk melihat daftar yang lebih komprehensif tentang apa saja yang menyala secara otomatis. Coba lihat tampilannya di bawah ini.

Daftar tersebut memang terlihat rumit dan membingungkan. Apa itu “ctfmon” atau “RTHDCPL”? Kolom “command” yang terkadang memuat lokasi aplikasi, terkadang juga bisa memberikan petunjuk tentang isi aplikasi tersebut. Seperti biasa, Google selalu menjadi sahabat Anda dalam situasi seperti ini.

Dari sini Anda bisa menghilangkan tanda centang pada aplikasi yang tidak Anda inginkan untuk menyala pada proses startup. Jangan menghilangkan tanda centang pada aplikasi yang tidak Anda mengerti, mulailah pada aplikasi yang Anda tahu dan tidak digunakan. Sebagai contoh, Jika Anda bukan pengguna berat dari iTunes atau Quicktime, tapi aplikasi tersebut sebenarnya terinstalasikan pada PC untuk penggunaan kadang-kadang, Anda bisa menghilangkan tanda centang pada “QTTask” dan “iTunesHelper” dan kedua aplikasi ini tidak akan lagi muncul secara otomatis ketika Anda me-restart komputer.

Anda bisa menyalakan kedua aplikasi tersebut kembali dengan mengunjungi “msconfig” dan lakukan prose di atas kembali. Menggunakan “msconfig” memang membutuhkan sedikit keberanian dan pengetahuan dari pengguna Windows. Tapi, masih ada cara lain untuk melakukan proses yang sama dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga dan aplikasi-aplikas pembersih.

Unduh Program Optimisasi Windows

Sebenarnya ada banyak aplikasi lain yang memiliki kemampuan untuk mengatur “startup”, tapi mari kita lihat pada dua yang terbaik saja.

CCleaner (yang merupakan singkatan dari “Crap Cleaner“) bisa memeriksa sistem Anda untuk banyak hal yang berlebih dan menyingkirkannya. Klik tombol “Tools”, kemudian tombol “Startup” untuk mencapainya. Seperti Anda lihat, aplikasi ini menawarkan informasi lebih banyak dari “msconfig” di atas dan bisa membantu memberikan penjelasan atas program yang ada. Anda bisa menonaktifkan dan menghapus segala hal dari startup menggunakan tombol-tombol tersebut.

Jika Anda tidak ingin menginstalasikan software lain untuk membersihkan sistem Anda, System Explorer datang dalam versi portable dengan “startup manager” yang kaya fitur, lengkap dengan registry, pengecek virus online dan bahkan pencarian Google untuk nama file. Pada tab “system”, klik tab “startup” untuk melihat apa yang menyala secara otomatis pada PC Anda. Barikut adalah tampilannya:

Seperti Anda lihat, hanya dengan klik-kanan, Anda bisa langsung menuju registry editor atau melakukan pencarian pada ProcessLibrary.com atau Google untuk sebuah aplikasi. Selain itu, perusahaan pembuat program dan file path juga dimasukkan, menawarkan lebih banyak informasi tentang sebuah aplikasi dan apa yang bisa Anda lakukan untuk mematikannya.

Selain Ccleaner dan SystemExplorer, masih ada lagi alternati seperti MZ Ultimate Tweaker dan RegToy.

Tunda Proses Startup Aplikasi

Tentunya bukan hanya satu program saja yang mengakibatkan lambatnya startup PC Anda, melainkan merupakan hasil kumulatif dari semuanya. Anda bisa saja memeriksa daftar startup dan menyadari kalau Anda memang membutuhkan semuanya. Tetapi mungkin saja Anda tidak membutuhkan semuanya untuk dimulai pada saat yang bersamaan ketika Anda ingin mengecek email pada Outlook atau mengerjakan sebuah laporan buru-buru.

Aplikasi Startup Delayer bisa menunda proses “startup” aplikasi mulai dari 20 detik, beberapa menit, bahkan sampai ke satuan jam sehingga Anda bisa mulai bekerja sementara PC Anda memulai semua program startup secara bertahap. Apabila misalnya kita tidak membutuhkan proses Java Updater untuk dimulai setiap kali PC dinyalakan, kita dapat menunda startup program ini beberapa menit setelah PC dinyalakan.

Jangan Percaya dengan Mitos

Banyak sekali mitos, kesalahan persepsi dan petunjuk tentang cara mempercepat proses boot PC yang beredar. Anda harus hati-hati dalam memilah-milah mana yang benar. Jika Anda mempelajari lebih dalam mengenai tips online untuk mengoptimalkan Windows, Anda akan menemukan cara tentang menghapus paging gile, membersihkan registry, mengatur untuk penggunaan core PC secara manual dan banyak lagi tips lainnya. Sebelum Anda melakukannya, coba dulu cek artikel yang sangat menarik tentang mitos optimisasi Windows Lifehacker.

Untuk sumber artikel, silakan klik di sini.Biasanya setelah menekan tombol “Power” pada PC, Anda akan memiliki cukup waktu untuk menyeduh secangkir kopi atau teh akibat lamanya waktu yang dibutuhkan oleh komputer Anda untuk boot. Apalagi jika PC Anda memiliki segudang aplikasi yang secara otomatis menyala, mungkin selain kopi, Anda bisa sekalian mandi dan membuat sarapan terlebih dahulu.

Tanpa adanya peningkatan kinerja perangkat keras yang signifikan, memang tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat boot Windows. Tetapi masih ada cara untuk mempercepat waktu yang dibutuhkan oleh desktop untuk mencapai kondisi “siap bekerja”. Mari kita simak beberapa cara di bawah ini, baik yang menggunakan kemampuan yang memang sudah tersedia dan aplikasi dari luar.

Ketika Anda menginstal aplikasi baru pada komputer Anda akhir-akhir ini, tidak sedikit yang langsung menjadikan dirinya sebuah program startup; entah untuk mengecek upgrade atau sekedar mengingatkan pengguna bahwa aplikasi tersebut telah di-instal sebagai ikon pada bagian kanan bawah PC seperti aplikasi chat seperti Skype.

Masalahnya muncul saat Anda menginstal banyak aplikasi yang jarang digunakan, tetapi mereka tetap muncul pada proses startup, hal ini sangat memakan siklus CPU, memori dan waktu. Cara mudah mengatasinya adalah hapus aplikasi-aplikasi yang memang tidak Anda gunakan.

Hapus Semua Startup Item

Walau banyak program yang dapat membersihkan aplikasi startup, sebenarnya Anda bisa melakukan hal itu secara manual tanpa menggunakan aplikasi tambahan.

Tempat terbaik, teraman dan paling mendasar untuk mulai melakukan hal ini adalah pada grup program “Startup” di “Start Menu” Windows. Navigasikan tetikus ke bagian “Startup” dan lihat program apa saja yang muncul. Klik kanan pada program yang tidak perlu aktif saat startup dan pilih “delete”.

Setelah melakukan proses tersebut, tiba saatnya mengeluarkan jurus pamungkas. Windows juga bisa mengaktifkan program secara otomatis dari tempat lain. Klik Start Menu, pilih “Run” lalu ketik “msconfig” dan tekan [ENTER] untuk masuk ke dalam fungsi konfigurasi sistem Windows. Pindah kepada tab “Startup” untuk melihat daftar yang lebih komprehensif tentang apa saja yang menyala secara otomatis. Coba lihat tampilannya di bawah ini.

Daftar tersebut memang terlihat rumit dan membingungkan. Apa itu “ctfmon” atau “RTHDCPL”? Kolom “command” yang terkadang memuat lokasi aplikasi, terkadang juga bisa memberikan petunjuk tentang isi aplikasi tersebut. Seperti biasa, Google selalu menjadi sahabat Anda dalam situasi seperti ini.

Dari sini Anda bisa menghilangkan tanda centang pada aplikasi yang tidak Anda inginkan untuk menyala pada proses startup. Jangan menghilangkan tanda centang pada aplikasi yang tidak Anda mengerti, mulailah pada aplikasi yang Anda tahu dan tidak digunakan. Sebagai contoh, Jika Anda bukan pengguna berat dari iTunes atau Quicktime, tapi aplikasi tersebut sebenarnya terinstalasikan pada PC untuk penggunaan kadang-kadang, Anda bisa menghilangkan tanda centang pada “QTTask” dan “iTunesHelper” dan kedua aplikasi ini tidak akan lagi muncul secara otomatis ketika Anda me-restart komputer.

Anda bisa menyalakan kedua aplikasi tersebut kembali dengan mengunjungi “msconfig” dan lakukan prose di atas kembali. Menggunakan “msconfig” memang membutuhkan sedikit keberanian dan pengetahuan dari pengguna Windows. Tapi, masih ada cara lain untuk melakukan proses yang sama dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga dan aplikasi-aplikas pembersih.

Unduh Program Optimisasi Windows

Sebenarnya ada banyak aplikasi lain yang memiliki kemampuan untuk mengatur “startup”, tapi mari kita lihat pada dua yang terbaik saja.

CCleaner (yang merupakan singkatan dari “Crap Cleaner“) bisa memeriksa sistem Anda untuk banyak hal yang berlebih dan menyingkirkannya. Klik tombol “Tools”, kemudian tombol “Startup” untuk mencapainya. Seperti Anda lihat, aplikasi ini menawarkan informasi lebih banyak dari “msconfig” di atas dan bisa membantu memberikan penjelasan atas program yang ada. Anda bisa menonaktifkan dan menghapus segala hal dari startup menggunakan tombol-tombol tersebut.

Jika Anda tidak ingin menginstalasikan software lain untuk membersihkan sistem Anda, System Explorer datang dalam versi portable dengan “startup manager” yang kaya fitur, lengkap dengan registry, pengecek virus online dan bahkan pencarian Google untuk nama file. Pada tab “system”, klik tab “startup” untuk melihat apa yang menyala secara otomatis pada PC Anda. Barikut adalah tampilannya:

Seperti Anda lihat, hanya dengan klik-kanan, Anda bisa langsung menuju registry editor atau melakukan pencarian pada ProcessLibrary.com atau Google untuk sebuah aplikasi. Selain itu, perusahaan pembuat program dan file path juga dimasukkan, menawarkan lebih banyak informasi tentang sebuah aplikasi dan apa yang bisa Anda lakukan untuk mematikannya.

Selain Ccleaner dan SystemExplorer, masih ada lagi alternati seperti MZ Ultimate Tweaker dan RegToy.

Tunda Proses Startup Aplikasi

Tentunya bukan hanya satu program saja yang mengakibatkan lambatnya startup PC Anda, melainkan merupakan hasil kumulatif dari semuanya. Anda bisa saja memeriksa daftar startup dan menyadari kalau Anda memang membutuhkan semuanya. Tetapi mungkin saja Anda tidak membutuhkan semuanya untuk dimulai pada saat yang bersamaan ketika Anda ingin mengecek email pada Outlook atau mengerjakan sebuah laporan buru-buru.

Aplikasi Startup Delayer bisa menunda proses “startup” aplikasi mulai dari 20 detik, beberapa menit, bahkan sampai ke satuan jam sehingga Anda bisa mulai bekerja sementara PC Anda memulai semua program startup secara bertahap. Apabila misalnya kita tidak membutuhkan proses Java Updater untuk dimulai setiap kali PC dinyalakan, kita dapat menunda startup program ini beberapa menit setelah PC dinyalakan.

Jangan Percaya dengan Mitos

Banyak sekali mitos, kesalahan persepsi dan petunjuk tentang cara mempercepat proses boot PC yang beredar. Anda harus hati-hati dalam memilah-milah mana yang benar. Jika Anda mempelajari lebih dalam mengenai tips online untuk mengoptimalkan Windows, Anda akan menemukan cara tentang menghapus paging gile, membersihkan registry, mengatur untuk penggunaan core PC secara manual dan banyak lagi tips lainnya. Sebelum Anda melakukannya, coba dulu cek artikel yang sangat menarik tentang mitos optimisasi Windows Lifehacker.

Untuk sumber artikel, silakan klik di sini.Biasanya setelah menekan tombol “Power” pada PC, Anda akan memiliki cukup waktu untuk menyeduh secangkir kopi atau teh akibat lamanya waktu yang dibutuhkan oleh komputer Anda untuk boot. Apalagi jika PC Anda memiliki segudang aplikasi yang secara otomatis menyala, mungkin selain kopi, Anda bisa sekalian mandi dan membuat sarapan terlebih dahulu.

Tanpa adanya peningkatan kinerja perangkat keras yang signifikan, memang tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat boot Windows. Tetapi masih ada cara untuk mempercepat waktu yang dibutuhkan oleh desktop untuk mencapai kondisi “siap bekerja”. Mari kita simak beberapa cara di bawah ini, baik yang menggunakan kemampuan yang memang sudah tersedia dan aplikasi dari luar.

Ketika Anda menginstal aplikasi baru pada komputer Anda akhir-akhir ini, tidak sedikit yang langsung menjadikan dirinya sebuah program startup; entah untuk mengecek upgrade atau sekedar mengingatkan pengguna bahwa aplikasi tersebut telah di-instal sebagai ikon pada bagian kanan bawah PC seperti aplikasi chat seperti Skype.

Masalahnya muncul saat Anda menginstal banyak aplikasi yang jarang digunakan, tetapi mereka tetap muncul pada proses startup, hal ini sangat memakan siklus CPU, memori dan waktu. Cara mudah mengatasinya adalah hapus aplikasi-aplikasi yang memang tidak Anda gunakan.

Hapus Semua Startup Item

Walau banyak program yang dapat membersihkan aplikasi startup, sebenarnya Anda bisa melakukan hal itu secara manual tanpa menggunakan aplikasi tambahan.

Tempat terbaik, teraman dan paling mendasar untuk mulai melakukan hal ini adalah pada grup program “Startup” di “Start Menu” Windows. Navigasikan tetikus ke bagian “Startup” dan lihat program apa saja yang muncul. Klik kanan pada program yang tidak perlu aktif saat startup dan pilih “delete”.

Setelah melakukan proses tersebut, tiba saatnya mengeluarkan jurus pamungkas. Windows juga bisa mengaktifkan program secara otomatis dari tempat lain. Klik Start Menu, pilih “Run” lalu ketik “msconfig” dan tekan [ENTER] untuk masuk ke dalam fungsi konfigurasi sistem Windows. Pindah kepada tab “Startup” untuk melihat daftar yang lebih komprehensif tentang apa saja yang menyala secara otomatis. Coba lihat tampilannya di bawah ini.

Daftar tersebut memang terlihat rumit dan membingungkan. Apa itu “ctfmon” atau “RTHDCPL”? Kolom “command” yang terkadang memuat lokasi aplikasi, terkadang juga bisa memberikan petunjuk tentang isi aplikasi tersebut. Seperti biasa, Google selalu menjadi sahabat Anda dalam situasi seperti ini.

Dari sini Anda bisa menghilangkan tanda centang pada aplikasi yang tidak Anda inginkan untuk menyala pada proses startup. Jangan menghilangkan tanda centang pada aplikasi yang tidak Anda mengerti, mulailah pada aplikasi yang Anda tahu dan tidak digunakan. Sebagai contoh, Jika Anda bukan pengguna berat dari iTunes atau Quicktime, tapi aplikasi tersebut sebenarnya terinstalasikan pada PC untuk penggunaan kadang-kadang, Anda bisa menghilangkan tanda centang pada “QTTask” dan “iTunesHelper” dan kedua aplikasi ini tidak akan lagi muncul secara otomatis ketika Anda me-restart komputer.

Anda bisa menyalakan kedua aplikasi tersebut kembali dengan mengunjungi “msconfig” dan lakukan prose di atas kembali. Menggunakan “msconfig” memang membutuhkan sedikit keberanian dan pengetahuan dari pengguna Windows. Tapi, masih ada cara lain untuk melakukan proses yang sama dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga dan aplikasi-aplikas pembersih.

Unduh Program Optimisasi Windows

Sebenarnya ada banyak aplikasi lain yang memiliki kemampuan untuk mengatur “startup”, tapi mari kita lihat pada dua yang terbaik saja.

CCleaner (yang merupakan singkatan dari “Crap Cleaner“) bisa memeriksa sistem Anda untuk banyak hal yang berlebih dan menyingkirkannya. Klik tombol “Tools”, kemudian tombol “Startup” untuk mencapainya. Seperti Anda lihat, aplikasi ini menawarkan informasi lebih banyak dari “msconfig” di atas dan bisa membantu memberikan penjelasan atas program yang ada. Anda bisa menonaktifkan dan menghapus segala hal dari startup menggunakan tombol-tombol tersebut.

Jika Anda tidak ingin menginstalasikan software lain untuk membersihkan sistem Anda, System Explorer datang dalam versi portable dengan “startup manager” yang kaya fitur, lengkap dengan registry, pengecek virus online dan bahkan pencarian Google untuk nama file. Pada tab “system”, klik tab “startup” untuk melihat apa yang menyala secara otomatis pada PC Anda. Barikut adalah tampilannya:

Seperti Anda lihat, hanya dengan klik-kanan, Anda bisa langsung menuju registry editor atau melakukan pencarian pada ProcessLibrary.com atau Google untuk sebuah aplikasi. Selain itu, perusahaan pembuat program dan file path juga dimasukkan, menawarkan lebih banyak informasi tentang sebuah aplikasi dan apa yang bisa Anda lakukan untuk mematikannya.

Selain Ccleaner dan SystemExplorer, masih ada lagi alternati seperti MZ Ultimate Tweaker dan RegToy.

Tunda Proses Startup Aplikasi

Tentunya bukan hanya satu program saja yang mengakibatkan lambatnya startup PC Anda, melainkan merupakan hasil kumulatif dari semuanya. Anda bisa saja memeriksa daftar startup dan menyadari kalau Anda memang membutuhkan semuanya. Tetapi mungkin saja Anda tidak membutuhkan semuanya untuk dimulai pada saat yang bersamaan ketika Anda ingin mengecek email pada Outlook atau mengerjakan sebuah laporan buru-buru.

Aplikasi Startup Delayer bisa menunda proses “startup” aplikasi mulai dari 20 detik, beberapa menit, bahkan sampai ke satuan jam sehingga Anda bisa mulai bekerja sementara PC Anda memulai semua program startup secara bertahap. Apabila misalnya kita tidak membutuhkan proses Java Updater untuk dimulai setiap kali PC dinyalakan, kita dapat menunda startup program ini beberapa menit setelah PC dinyalakan.

Jangan Percaya dengan Mitos

Banyak sekali mitos, kesalahan persepsi dan petunjuk tentang cara mempercepat proses boot PC yang beredar. Anda harus hati-hati dalam memilah-milah mana yang benar. Jika Anda mempelajari lebih dalam mengenai tips online untuk mengoptimalkan Windows, Anda akan menemukan cara tentang menghapus paging gile, membersihkan registry, mengatur untuk penggunaan core PC secara manual dan banyak lagi tips lainnya. Sebelum Anda melakukannya, coba dulu cek artikel yang sangat menarik tentang mitos optimisasi Windows Lifehacker.

Untuk sumber artikel, silakan klik di sini.




Rahasia Untuk Tune Up Tampilan & Mempercepat Windows Vista

29 11 2008

Windows Vista netter pelan atau tampilannya tidak ‘user friendly’ bagi pengguna Windows XP. Mungkin artikel ini bisa mengubah pandangan netter terhadap Windows Vista….

YANG AKAN kita lakukan di sini mulai dari mengatur layar logon, window manager, font dan  icon, serta Aero. Beberapa di antaranya mengharuskan Anda mempunyai hak akses Administrator dan mengedit Registry, jadi pastikan Anda mempunyai hak akses yang dibutuhkan dan back-up Registry jika perlu.

Mengatur Layar Logon

Bagi Anda yang mencari cara untuk mengatur sentuhan interface Windows Vista, tidak ada yang lebih mengganggu selain layar  logon default setiap kali Anda menyalakan komputer, atau mengunci workstation. Untungnya, orang-orang di Stardock telah membuat utiliti free untuk mengganti layar logon dengan wallpaper yang Anda inginkan.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah men-download dan menginstalasi utiliti tersebut, dan mengklik tombol Apply untuk langsung melihat perubahannya. (Komputer Anda akan dikunci, sehingga Anda harus menggunakan password Anda untuk membukanya).

Utiliti ini mudah digunakan. Klik saja entri pada daftar, dan gunakan tombol Apply untuk memilihnya. Tombol Download akan membawa Anda ke direktori layar logon pada WinCustomize. Anda juga bisa mengklik tombol Create dan memilih gambar yang diinginkan. Sebagai contoh, jika Anda ingin layar logon sama dengan wallpaper desktop, pilih saja wallpaper tersebut dengan tombol Browser. Anda bisa menyimpan wallpaper sebagai layar logon dan berbagi dengan yang lainnya di WinCustomize.

Meng-enable Layar Boot Tersembunyi

Layar boot Windows Vista tidak berarti apa-apa, tapi Microsoft memutuskan untuk menyembunyikan layar boot yang lebih menarik, yang bernama “Aurora”. Jika ingin layar boot yang lebih baik, Anda bisa melihat cara pembuatan logo boot di bagian berikutnya.

Yang perlu Anda lakukan adalah mengetik msconfig pada boks Search menu Start, dan kemudian tekan Enter. Klik tab Boot, dan kemudian beri tanda centang No GUI Boot. Tekan OK dan  reboot komputer. Anda akan segera melihat layar boot baru.

Membuat Logo Boot

Jika Anda merupakan modifi  kator desktop, salah satu hal pertama yang ingin diketahui adalah bagaimana mengubah logo boot. Ada utiliti kecil yang bisa Anda gunakan untuk membuat logo boot. Pertama yang perlu Anda lakukan adalah men-down-load utiliti Vista Boot Logo Generator, yang akan kita gunakan untuk membuat gambar logo yang diinginkan.

Setelah diinstalasi, pastikan Anda menjalankan aplikasi sebagai Administrator. Kita harus memilih file logo yang sesuai. Jika Anda penggemar Linux misalnya, pilih gambar Tux. Pilih dua versi gambar, satu 800×600 dengan warna 24-bit, dan satu lagi 1024×768 dengan kedalaman warna yang sama. Kedua file harus dalam format Bitmap (BMP). Simpan file di suatu tempat, karena kita belum bisa meng-copy langsung ke direktori yang bersangkutan, sebelum mengambil ownership file.

Untuk mengambil ownership file, Anda harus membuka command prompt Administrator (ketik cmd pada boks Search menu Start, dan tekan Ctrl+Shift+Enter), dan kemudian jalankan perintah berikut: takeown /f C:\Windows\System32\en-US\winload.exe.mui. Sekarang jalankan perintah berikut (ganti gunung dengan username Anda): cacls C:\Windows\System32\en-US\winload.exe.mui /G gunung:F. Copy file yang Anda buat ke dalam direktori C:\Windows\system32\en-US\ directory. Pastikan Anda mengganti file eksisting. Beri tanda centang ([1]) No GUI Boot, dan reboot komputer untuk mengetesnya.

Memperbesar Ukuran Taskbar Preview

Vista ThumbnailSizer memungkinkan Anda untuk memperbesar ukuran taskbar preview ke ukuran yang Anda inginkan. Anda bahkan bisa memberi animasi. Yang menarik adalah Vista ThumbnailSizer meggunakan engine yang ada di dalam Vista, jadi jika Anda memutar video, video tersebut tetap berjalan pada thumbnail. Yang perlu Anda lakukan adalah download, unzip, jalankan aplikasi, set ukuran yang Anda inginkan, dan dampaknya segera terlihat. Utiliti ini banyak menyentuh bagian internal explorer.exe, jadi tanggung sendiri risikonya.

Ada beberapa persyaratan supaya software ini bekerja. Software harus dijalankan dengan privilege yang sama dengan explorer.exe, dan Aero harus dijalankan. Taskbar preview hanya bekerja jika Aero di-enable, jadi mereka sama sekali tidak bekerja pada Windows Vista Basic.

Supaya efek ini terjadi setiap kali Anda  restart komputer, copy utiliti ke dalam suatu folder, dan kemudian buat shortcut ke menu startup (dengan switch –hide). Untuk masuk ke folder Startup dengan cepat, buka Windows Explorer dan copy alamat berikut ke Address bar: %APPDATA%\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup. Buat shortcut, dan kemudian buka properties-nya. Tambahkan –hide ke bagian akhir Target line.

Kloning Expose Mac OS X

Expose merupakan aplikasi pada Mac OS X yang menghamparkan semua jendela yang terbuka, sehingga Anda bisa dengan cepat memilih di antara mereka. Sekarang ada aplikasi kloning Expose untuk Vista yang bernama MyExpose. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga open source, sehingga Anda bisa mengembangkannya jika mau.

Untuk menginstalasi aplikasi ini, Anda harus menjalankan setup dan juga Visual C++ redistributable (jika sudah ada Visual Studio, ini tidak perlu). Setelah diinstalasi, tekan tombol F9, dan Anda akan langsung melihat tile view. Jika Anda sedang memutar video, ia akan tetap dijalankan dalam tile view. Jika Anda pindahkah mouse ke sudut kiri atas layar, ia otomatis akan menghamparkan semua jendela. Anda bisa mengonfigurasi hotspot atau hotkey melalui tray icon. Ada satu fitur yang tidak dimiliki MyExpose dari versi Mac adalah ia hanya menghamparkan jendela suatu aplikasi yang terbuka.

Ada lagi kloning Expose bernama Switcher. Anda mungkin tidak asing lagi dengannya karena sudah cukup lama beredar. Anda bisa pindah dari Tile View (default) ke Dock View, yang menampilkan jendela aktif lebih besar. Layar pengaturan standar menyediakan opsi yang umum digunakan, tapi Anda bisa membuka layar pengaturan Advanced untuk mengubah apa pun yang Anda inginkan. Tombol shortcut default adalah Windows+Tab, tapi Anda bisa mengubahnya jika ingin menggunakan tombol lain.

Memperhalus Font

Jika Anda baru saja membeli komputer yang sudah terinstalasi Windows Vista dan font Anda terlihat jelek, terutama pada waktu browsing Internet, itu bisa karena pabrikan mematikan setting penghalusan font. Untuk memastikan ClearType di-enable, Anda harus membuka kotak dialog Appearance Setting yang biasa. Klik kanan dekstop dan pilih Personalize. Selanjutnya, klik Window Color and Appearance. Jika Aero di-enable, Anda harus mengklik Open classic appearance properties for more color options. Klik Effects dan pastikan ClearType di-enable.

Tune up ClearType

Banyak orang yang tidak menyukai ClearType pada Windows Vista, dan mencari cara untuk mengubah setting-nya menjadi lebih baik. Anda mempunyai dua pilihan: (i) Anda bisa mendisable atau enable ClearType (jika Anda masih menggunakan monitor CRT, sebaiknya jangan gunakan ClearType). (ii) Instalasi ClearType Tuner PowerToy untuk XP (yang bisa digunakan di Vista, meskipun tidak disebut demikian).

Setelah men-download program setup dan menjalankan instalasi, Anda akan mendapatkan pesan error yang bisa diabaikan. Jika sangat khawatir, Anda bisa membuat restore point. Setelah instalasi selesai, ia segera menjalankan wizard. Jika tidak, atau Anda ingin membuka lagi wizard ClearType Tuning, buka Control Panel, dan klik Appearance and Personalization. Anda akan melihat ClearType Tuning di situ.

Anda bisa menggunakan wizard atau Anda bisa mengklik tab Advanced untuk langsung mengubah setting. Default-nya adalah 1,2 tapi Anda mungkin ingin lebih terang atau lebih gelap. Setelah selesai melakukan tuning, Anda harus menutup dan membuka lagi setiap jendela yang terbuka supaya perubahan yang baru berlaku.

Disable Panah Icon Shortcut

Icon shortcut pada Windows Vista mempunyai panah besar di depannya. Jika Anda khawatir dengan tampilan desktop, Anda mungkin tidak ingin melihat panah tersebut. Anda bisa men-download utiliti kecil free bernama Vista Shortcut Overlay Remover yang akan mempermudah Anda untuk menghilangkan panah shortcut tanpa harus mengubah registry.

Menyembunyikan Teks Icon Desktop

Beberapa icon sudah cukup jelas sehingga tidak ada orang yang perlu teks di bawahnya untuk mengetahui untuk apa icon tersebut. Salah satu contoh adalah icon Internet Explorer. Kita semua sudah tahu sehingga adanya teks hanya membuatnya jelek.

Klik kanan shortcut dan pilih Rename. Sekarang tahan tombol Alt dan ketik 255 pada keypad di sebelah kanan keyboard. Anda tidak bisa mengunakan tombol nomor di bagian atas keyboard, mereka tidak akan bekerja. Jika Anda punya laptop, nyalakan numlock dan kemudian gunakan angka kecil pada tombol huruf biasa. Untuk shortcut pertama pada desktop, tombol Alt+255 sudah cukup. Untuk shortcut selanjutnya, Anda harus memasuk-kan tombol kombinasi dua kali (Alt+255, Alt+255). Untuk yang ketiga, 3 kali…dan seterusnya.

Karakter Alt+255 adalah kosong, jadi nama shortcut sebenarnya diganti dengan karakter kosong. Karena Anda tidak bisa mempunyai dua shortcut dengan nama yang sama, shortcut kedua diberi nama dengan dua karakter kosong. Sekarang tampilan icon desktop terlihat lebih menarik, tanpa teks di bawahnya. Sebenarnya cara ini bisa dilakukan di semua versi Windows, tapi lebih cocok di Windows Vista karena mempunyai icon yang indah.

Mengurangi Border Jendela

Windows Vista secara default mempunyai border yang besar, mungkin untuk menunjukkan transparansi. Jika lebih menyukai border yang lebih kecil, Anda bisa mengubahnya. Klik kanan desktop dan pilih Personalize. Selanjutnya klik Window Color and Appearance. Jika Aero di-enable, Anda harus mengklik Open classic appearance properties for more color options. Klik Advanced, dan kemudian ubah Border Padding. Default-nya diset ke 4. Anda bisa mengubahnya ke nol.

Menjalankan Gerak Lambat

Ini tidak begitu berguna, tapi Anda bisa memamerkannya kepada teman. Anda bisa melakukan animasi gerak lambat yang hanya berjalan jika Anda menahan tombol Shift ketika mengecilkan/restore/menutup/membuka jendela. Ini hanya bekerja jika Anda menjalankan Windows Aero. Buat DWORD Value bernama Animations dan AnimationsShiftKey ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\DWM dan beri nilai 1.

Reboot untuk melihat efeknya atau Anda bisa membuka command prompt Administrator dengan mengetik cmd ke boks Search menu Start, dan kemudian tekan tombol Ctrl+Shift+Enter. Restart Desktop Window Manager dengan dua perintah berikut: net stop uxsms, lalu net start uxsms. Sekarang Anda bisa melihat animasi gerak lambat pada waktu menahan tombol Shift ketika mengecilkan atau restore jendela.

Disable Aero

Interface Aero Windows Vista hanya akan bekerja jika Anda punya video card performa tinggi. Bagi yang demikian memilikinya, Anda bisa men-disable Aero. Atau Anda mungkin juga mempunyai alasan performa sehingga harus men-disable Aero. Untuk melakukannya, klik kanan desktop dan pilih Personalize. Selanjutnya, klik Window Color and Appearance. Klik Open classic appearance properties for more color options. Anda bisa men-disable keseluruhan Aero dengan memilih pola warna Windows Vista Basic.

Disable Flip3D

Flip3D merupakan fitur paling tidak berguna di Windows Vista. Lebih lambat dari Alt+Tab dan betul-betul tidak berguna dari sisi mana pun. Anda lebih baik menggunakan kloning Expose (MyExpose, Switcher, dan sebagainya) atau Anda bisa men-disable fitur ini. Buat DWORD Value bernama DisallowFlip3d ke HKEY_CURRENT_USER \Software\Microsoft\Windows\DWM dan beri nilai 1.

Selanjutnya, buka command prompt Administrator dengan mengetik cmd ke boks Search menu Start, dan kemudian tekan tombol Ctrl+Shift+Enter. Jalankan perintah berikut untuk merestart Desktop Window Manager: net stop uxsms, lalu net start uxsms. Untuk meng-enable lagi Flip3D, ekstrak file zip ke hard disk dan kemudian klik ganda EnableFlip3D.reg untuk memasukkan informasinya ke dalam Registry, dan kemudian restart Desktop Window Manager.

Melihat Benchmark 3D Tersembunyi

Windows Vista mempunyai utiliti yang digunakan untuk mengukur sistem Anda yang bernama System Assessment Tool. Yang tidak diketahui oleh banyak orang adalah Anda bisa menjalankannya dari command line dan melihat benchmark 3D yang menarik. Anda bisa menggunakan command prompt biasa, tapi akan lebih baik jika menggunakan command prompt Administrator.  Aero akan di-disable sementara sebelum tes dijalankan, tapi jangan khawatir, ia akan di-enable kembali nanti.

Coba beberapa perintah berikut untuk melihatnya pada komputer Anda: (i) winsat aurora. (ii) winsat d3d -texshader -totalobj 15.  (iii) winsat d3d -objs C(20) -texshader -totalobj 50. (iv) winsat d3d -objs C(20) -texshader -totalobj 50. (v) winsat d3d -totalobj 20 -objs C(20) -totaltex 10 -texpobj C(1) -alushader -noalpha -v -time 10. (vi) winsat d3d -totalobj 20 -objs C(20) -totaltex 10 -texpobj C(10) -alushader -v -time 10. Anda bisa mengatur perintah jika ingin mendapatkan kombinasi lain.

Sumber: PCMedia